Kampanye Gucci Primavera Tampilkan Kolase Bintang dari K-Pop hingga Olahraga

kampanye gucci primavera - ilustrasi berita Kampanye Gucci Primavera Tampilkan Kolase Bintang dari K-Pop hingga Olahraga

Kampanye Gucci Primavera FW26 mengumpulkan bintang K-pop, rap, olahraga, dan film; difoto oleh Michal Chelbin dengan latar interior Italia berkesan rustic.

Kampanye Gucci Primavera untuk koleksi FW26 membawa kembali nada demokratis yang selama ini diasosiasikan dengan arahan kreatif Demna. Dalam penggambaran yang menyilang genre dan lintas budaya, kampanye ini menempatkan selebritas dari ranah musik, olahraga, dan perfilman dalam pengaturan yang menonjolkan keseharian glamor.

kampanye gucci primavera - ilustrasi berita Kampanye Gucci Primavera Tampilkan Kolase Bintang dari K-Pop hingga Olahraga

Dipotret oleh Michal Chelbin, materi kampanye meninggalkan latar bersih yang sering terlihat dalam karya sebelumnya dan memilih interior bergaya rustic khas Italia, mengikat presentasi busana pada warisan Firenze merek. Demna tampak terus merayakan persinggungan antara budaya pop tinggi dan rendah dalam pendekatan yang inklusif.

Kampanye Gucci Primavera dan pilihan figur internasional

Untuk menyampaikan gagasan itu, kampanye ini menggandeng sepuluh figur internasional dengan tingkat ketenaran berbeda, termasuk nama-nama dari K-pop hingga rap dan olahraga. Di antara mereka terdapat Jin (BTS), penyanyi Amerika Shawn Mendes, sosok skena bawah tanah Inggris EsDeeKid, penyanyi Tiongkok NINGNING, serta rapper DMV Rico Nasty. Keberadaan Tom Brady menyisipkan unsur penghormatan terhadap sepak bola Amerika, sementara aktor Tiongkok Xiao Zhan dan aktris Korea Selatan Lee Young Ae mewakili dimensi sinema Asia. Di sisi internet dan modelling, Alex Consani tampil sebagai salah satu pusat visual kampanye.

Estetika foto: dari latar bersih ke interior Italia

Michal Chelbin memilih latar yang lebih hangat dan bertekstur, meninggalkan estetika latar polos yang kerap terlihat pada kampanye mode kontemporer. Pergeseran ini menempatkan koleksi dalam ruang yang terasa lebih akrab sekaligus mewarisi nuansa Firenze, sehingga potret-potret yang dihasilkan tampil sebagai dialog antara busana dan arsitektur interior. Pilihan lokasi dan penataan memberi ruang bagi karakter pakaian untuk berbicara pada tingkat keseharian sekaligus kemewahan.

Sorotan busana: kulit, kilau, dan bulu

Koleksi FW26 hadir dengan fokus yang berbeda bagi kategori pria dan wanita. Pada lini pria, kulit dan bahan berkilau menjadi sorotan utama. Beberapa tampilan menonjol termasuk jaket balap kulit yang dikenakan Jin, kaus tanpa lengan berkilau milik Shawn Mendes, dan celana emas yang muncul pada penampilan Xiao Zhan. Detail-detail seperti kilau dan potongan yang tegas menegaskan nuansa maskulin yang tetap bergaya.

Pada lini wanita, bahan berbulu mendominasi aksen dan siluet. Rico Nasty terlihat memakai mantel bulu krem dipadukan dengan tas tangan kulit, sementara Lee Young Ae mengenakan selendang bahu berbulu yang memberi sentuhan teatrikal namun tetap terintegrasi dalam keseharian. Alex Consani menjadi fokus visual lain dalam kampanye ini lewat gaun ungu berpayet asimetris yang dilengkapi clutch bertabur mutiara, menegaskan elemen glamor yang tak lepas dari koleksi.

Pesan koleksi dan nuansa yang dibangun

Keseluruhan kampanye menegaskan upaya menciptakan keseimbangan antara glamor dan keintiman sehari-hari. Dengan menempatkan figur-figur dari spektrum budaya populer yang berbeda, kampanye ini memetakan koneksi antara mode, musik, olahraga, dan sinema—memberi ruang bagi beragam audiens untuk melihat diri mereka tercermin dalam estetika merek. Penekanan pada bahan seperti kulit, kilau, dan bulu juga membantu menegaskan identitas koleksi tanpa menghilangkan kenyamanan visual yang diusung lewat setting interior.

Dengan pendekatan penggambaran yang mengutamakan nuansa dan karakter, kampanye Gucci Primavera FW26 menampilkan interpretasi baru atas gaya sehari-hari yang tetap mempertahankan aura mewah. Kolase talenta internasional serta pemotretan yang berpindah ke lingkungan interior Italia menggarisbawahi visi yang inklusif dan konseptual dalam menyajikan pakaian musim ini.