Peezy Jadi Wajah Kampanye Kolaborasi Denim Tears dan Billionaire Boys Club Jadi Sorotan

kolaborasi denim tears - ilustrasi berita Peezy Jadi Wajah Kampanye Kolaborasi Denim Tears dan Billionaire Boys Club…

Peezy jadi wajah kampanye Kolaborasi Denim Tears; koleksi terinspirasi André Leon Talley menampilkan BBC, lookbook di New York, dan rilis 4 September.

Peezy tampil sebagai wajah kampanye untuk kolaborasi Denim Tears dengan Billionaire Boys Club, sebuah bagian dari rangkaian peluncuran koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2026 yang diinisiasi oleh label milik Tremaine Emory. Kampanye terbaru ini diluncurkan bersamaan dengan bagian kedua koleksi musimannya dan disajikan melalui lookbook yang memotret rapper di jalanan New York.

kolaborasi denim tears - ilustrasi berita Peezy Jadi Wajah Kampanye Kolaborasi Denim Tears dan Billionaire Boys Club…

Kolaborasi Denim Tears, yang awalnya dirilis sebagai serangkaian 153 item terinspirasi oleh André Leon Talley, kini menampilkan variasi busana bersama BBC. Tampilan dalam lookbook menonjolkan estetika perpaduan warisan mode kulit hitam dan streetwear kontemporer, dengan Peezy mengenakan beberapa potongan kunci dari koleksi itu.

Kolaborasi Denim Tears dan BBC di Balik Penampilan Peezy

Dalam lookbook, Peezy berpose mengenakan koleksi hasil kolaborasi Denim Tears x Billionaire Boys Club. Salah satu potongan yang paling mencuri perhatian adalah kardigan rajut tebal dengan resleting penuh, menampilkan logo BBC di bagian depan dan garis merah-hitam-hijau khas Denim Tears pada lengan kiri bagian atas. Foto-foto yang menampilkan rapper ini memberi nuansa jalanan sekaligus menegaskan akar budaya yang menjadi referensi koleksi.

Detail Busana dan Item Unggulan

Koleksi menampilkan beberapa item andalan selain kardigan tersebut. Di antaranya jaket puffer berisi PrimaLoft bermotif bandana dengan warna merah cerah yang dipenuhi lambang Cotton Wreath berwarna putih. Motif Wreath juga diaplikasikan pada dua set pakaian olahraga baru dalam pilihan warna navy dan merah muda, serta menutupi seluruh permukaan rompi down PrimaLoft berwarna hitam yang tampak ramping dan modern.

Gaya potongan, bahan, dan motif yang dipilih menegaskan kombinasi estetika tradisional dan kontemporer: tekstur rajut yang tebal beradu dengan teknologi isolasi modern dari PrimaLoft, sementara simbolisme warna dan motif merujuk pada sejarah serta identitas diaspora Afrika yang menjadi benang merah koleksi.

Inspirasi André Leon Talley dan Perspektif Emory

Tremaine Emory menjelaskan bahwa koleksi Musim Gugur/Musim Dingin ini sengaja mengeksplorasi sisi tertentu dari gaya André Leon Talley yang punya implikasi sosial, baik di dalam maupun di luar dunia mode. Menurut Emory, Talley kerap berada di garis depan peragaan busana dan menjadi pendukung penting untuk desainer kulit hitam—memakai dan mengangkat kerja mereka ketika dunia mode belum banyak memberi tempat.

Emory menekankan bahwa koleksi ini berupaya memadukan mode diaspora, karya perancang kulit hitam, dan elemen tradisional yang selama hidup Talley sering ia gabungkan secara nyaris alami. Pendekatan tersebut terlihat dalam pilihan motif, palet warna, dan cara pemakaian yang merefleksikan kontinuitas budaya sekaligus bahasa busana modern.

Peluncuran, Ketersediaan, dan Cara Mendapatkan

Bagian kedua dari koleksi ini akan tersedia untuk publik pada Jumat, 4 September, pukul 11.00 EST. Produk dapat dibeli secara daring, melalui gerai African Diaspora Goods, serta di residensi Atlanta yang berlokasi di Lenox Square. Rangkaian rilis bertahap tersebut mengikuti peluncuran awal koleksi lengkap yang sebelumnya sudah memperkenalkan 153 item terinspirasi Talley.

Lookbook yang menampilkan Peezy menawarkan pandangan lebih dekat terhadap bagaimana tiap potongan dipakai dan dipadankan, serta menghadirkan konteks jalanan yang merefleksikan akar urban label. Penayangan visual ini menjadi bagian penting dari strategi peluncuran koleksi kedua, menjaga dialog antara warisan budaya dan lanskap mode kontemporer.

Penampilan Peezy dalam rangkaian kampanye ini muncul setelah serangkaian teaser dan rilisan musik terbaru yang turut memperkaya momen peluncuran. Foto-foto kampanye yang mengambil lokasi di Kota New York menekankan hubungan antara mode, musik, dan budaya jalanan — sebuah tema yang konsisten dengan visi Denim Tears untuk mengangkat desainer serta estetika kulit hitam dalam kancah mode global.